Rabu, 11 April 2012

Kumpulan Informasi Gempa di Aceh 11 April 2012

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) melaporkan seluruh fasilitas produksi minyak dan gas bumi yang berada di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam dalam keadaan aman.

Kepala Divisi Humas, Sekuritas dan Formalitas BP Migas, Gde Pradnyana, menjelaskan, sebagian besar proyek migas di Sumatera berlokasi di pantai timur. Sementara itu, perkiraan gempa dan tsunami terjadi di pantai barat Sumatera.

"Selain itu, anjungan North Sumatera Offshore berada di tengah laut, sehingga tidak terasa," kata Pradnyana di Jakarta, Rabu 11 April 2012.

Menurut Pradnyana, selama ini, fasilitas migas di Aceh diharuskan dibangun dengan konstruksi tahan gempa. Hal itu setidaknya terlihat dari tidak adanya fasilitas migas yang mengalami kerusakan besar pada tsunami Aceh tahun 2004.

"Ketika 2004 ada kenaikan air, tapi nggak signifikan," katanya.

Sebelumnya, PT Pertamina juga melaporkan sejumlah kilang dan depot bahan bakar minyak (BBM) milik perusahaan yang tersebar di wilayah Aceh dan Sumatera Utara dalam kondisi aman. Pertamina tercatat memiliki kilang Kilang LNG yang berada di wilayah Aceh.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengumumkan telah terjadi gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumatera, Rabu 11 April 2012. Data terbaru menunjukkan kekuatan gempa 8,5 Skala Richter.

Gempa terjadi pada pukul 15.38 WIB, lokasi gempa berada di 2.31 Lintang utara dan 92.67 Bujur Timur. Kedalaman gempa 10 kilometer.

Gempa juga terasa di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Lampung. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami. Warga di Aceh langsung panik dan lari ke dataran tinggi. (art)

VIDEO: Gempa 8,5 SR, Air Danau Toba Bergolak





Tsunami Kecil Terjadi di Sabang dan Meulaboh



Gempa berkekuatan 8,5 skala richter yang terjadi petang tadi di wilayah Sumatera mengakibatkan tsunami kecil. Hingga kini dilaporkan dua wilayah terkena tsunami kecil dengan ketinggian gelombang tidak sampai 1 meter.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Rabu 11 April 2012, terjadi gelombang tsunami kecil di Sabang dan Meulaboh, Nangroe Aceh Darussalam.

Gelombang tsunami kecil pertama terdeteksi di Sabang pada pukul 17.00 WIB dengan ketinggian 0,06 meter. Gelombang tsunami kecil kedua terdeteksi di Meulaboh pada pukul 17.04 WIB setinggi 0,8 meter atau 80 centi meter.

Setelah gempa pertama 8,5 SR yang terjadi sekitar pukul 15.38 WIB, telah terjadi lima gempa susulan. Salah satu gempa susulan berkekuatan besar mencapai 8,1 skala richter pada pukul 17.43 WIB.

BMKG mengeluarkan peringatan tsunami di lima daerah, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung. (umi)

Warga Aceh Panik Isu Tsunami



Gempa susulan terus mengguncang Aceh. Gempa susulan terakhir yang berkekuatan 8,1 skala Richter ini membuat warga Aceh kembali panik. Kepanikan ini tidak hanya akibat gempa besar itu. Namun, isu tsunami menjadi sumber kepanikan utama warga.

Pantauan VIVAnews.com, kepanikan terjadi di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu 11 April 2012. Warga yang sebelumnya mengungsi di dalam masjid, panik lari ke luar masjid.

Informasi yang simpang siur mengenai gelombang tsunami membuat warga terus waspada. "Orang-orang lari ke tempat lebih tinggi karena ada isu tsunami," kata Rasyidah, seorang warga yang mengungsi di Masjid Raya Baiturrahman.

Rasyidah sebenarnya sudah kembali ke rumahnya di Peulanggahan, Banda Aceh, paska gempa pertama. Rasyidah kembali ke rumahnya untuk mengambil pakaian dan barang berharga.

Namun, paska gempa susulan berkekuatan 8,1 skala Richter, akhirnya Rasyidah memutuskan untuk menetap di Masjid Raya Baiturrahman. "Saya tidak tahu harus kemana. Di sini saya kira aman. Anak saya sudah lari ke arah Lambaro," ujarnya.

Sementara itu, di langit Kota Banda Aceh, tampak helikopter polisi dan TNI berputar-putar memantau situasi serta ketinggian air laut.

Gempa susulan terakhir terjadi pukul 17.43 dengan kekuatan 8,1 skala Richter. Gempa terjadi pada kedalaman 24 kilometer di Kabupaten Simeulue, Aceh.

BMKG pun kembali mengeluarkan peringatan gelombang tsunami. Peringatan tsunami diberlakukan di lima daerah, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

DPR Minta BNPB Beri Solusi Gempa Sumatera


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Nasir Djamil, berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana memberikan solusi bagi warga Aceh dan Sumatera ketika terjadi bencana seperti gempa bumi seperti saat ini.

Politisi asal Aceh ini, juga berharap BNPB dapat memastikan semua warga bisa diselamatkan.

"Saya tadi pantau dan menelpon orang-orang di Semeuleuh, memang gempanya terasa cukup lama, sekitar empat menit mereka sudah mengungsi ke daerah sekitar yang dianggap aman," kata politisi PKS ini di Gedung DPR, Rabu 11 April 2012.

Dia juga berharap sistem pendeteksi tsunami dapat dipastikan berfungsi dengan baik. "Saya tidak tahu kalau sistem pendeteksi tsunami yang diletakkan di laut bisa berfungsi atau nggak," kata dia.

Sementara itu, empat gempa susulan kembali melanda wilayah Aceh dan sekitarnya. Meski kekuatannya tidak sebesar gempa pertama, namun gempa susulan ini masih cukup kuat. Lengkapnya silakan buka tautan ini.

Dubes RI Minta WNI di Thailand Jauhi Pantai



Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Lutfi Rauf, berpesan kepada WNI yang berada di Thailand untuk segera menjauh dari kawasan pantai setelah pemerintah setempat mengeluarkan peringatan tsunami.

Di beberapa tempat, pihak berwenang telah mengevakuasi penduduk ke tempat yang tinggi setelah terjadi gempa berkekuatan 8,5 pada Skala Richter di Sumatera.

"Kepada seluruh WNI yang ada di kawasan pantai bagian barat Thailand selatan agar menjauh dari wilayah pantai karena adanya ancaman tsunami akibat gempa yang melanda Aceh," imbau Lutfi dalam akunnya di laman media sosial Facebook, 11 April 2012.

Dia meminta para WNI untuk menyampaikan pesan ini secara berantai kepada warga yang masih berada di kawasan pesisir barat Thailand, karena mereka mungkin belum mengetahui peristiwa itu.

"Peringatan yang sama sudah disampaikann oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok dan Konsulat RI di Songhkla....Semoga Allah SWT senantiaasa melindungi kita semua, amien," demikian pesan Dubes Lutfi.

Thailand sore ini menutup bandara internasional di kawasan turis Phuket setelah mengeluarkan peringatan tsunami. Kawasan pesisir barat Thailand pun bersiaga setelah terjadi gempa bumi 8,5 SR yang mengguncang pulau Sumatera, Indonesia.

"Kami untuk sementara waktu telah menutup bandara setelah muncul peringatan tsunami," kata Direktur Bandara Internasional Phuket, Prateung Sornkham, kepada kantor berita Reuters.

Penduduk di Phuket, Krabi, Ranong, Phangnga, Trang dan Satun telah diperintahkan segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena pihak berwenang khawatir terjadi tsunami, menyusul gempa bumi yang mereka rasakan beberapa jam lalu.

Tsunami Kecil Terjadi di Sabang dan Meulaboh



Gempa berkekuatan 8,5 skala richter yang terjadi petang tadi di wilayah Sumatera mengakibatkan tsunami kecil. Hingga kini dilaporkan dua wilayah terkena tsunami kecil dengan ketinggian gelombang tidak sampai 1 meter.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Rabu 11 April 2012, terjadi gelombang tsunami kecil di Sabang dan Meulaboh, Nangroe Aceh Darussalam.

Gelombang tsunami kecil pertama terdeteksi di Sabang pada pukul 17.00 WIB dengan ketinggian 0,06 meter. Gelombang tsunami kecil kedua terdeteksi di Meulaboh pada pukul 17.04 WIB setinggi 0,8 meter atau 80 centi meter.

Setelah gempa pertama 8,5 SR yang terjadi sekitar pukul 15.38 WIB, telah terjadi lima gempa susulan. Salah satu gempa susulan berkekuatan besar mencapai 8,1 skala richter pada pukul 17.43 WIB.

BMKG mengeluarkan peringatan tsunami di lima daerah, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung. (umi)
Agen Bola online Agen Bola online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tutorial Vicahya' - Just Sharing © 2012 | Template by Bamz Display Pagerank